Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PENGARUH GADGET UNTUK KESEHATAN ANAK

Pengaruh Gadgepada Kesehatan anak.

    Penggunaan gadget pada era digital saat ini memang sangat sulit untuk menjauhinya atau menghindarkannya dari jangkauan anak-anak. Gadget/gawai seperti halnya Televisi, Smartphone, Handphone, tab  dll. Sulit sekali jika anak-anak harus lepas dan bebas dari itu semua. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa orang tua yang termasuk generasi milenial memiliki seorang anak yang memasuki generasi Alpha.

Siapa sih yang tidak bisa lepas dari gadget di zaman ini???

Kita semua tidak bisa lepas akan gadget/gawai. Karena pada era saat ini pekerjaan, education, sekolah semuanya dengan mengoperasikan gadget/gawai dalam pelaksanaannya.

Nah, apasih dampak negatif penggunaan gadget atau gawai pada anak-anak?

Apa yang dipengaruhi dengan pemakaian gadget?

Bagaimana sebagai orang tua untuk menyiasatinya?

    Seperti yang kita ketahui, ternyata kita semua tidak bisa lepas dari Gadget karena saat ini adalah era digital. Semua jalan kehidupan mengalami revolusi industri 4.0 dan akan memasuki revolusi industri 5.0 . Saat ini pada era ini generasi milenial yang usia kisaran 23-36/37 tahun mempunyai anak-anak baik generasi Z maupun generasi Alpha. Dimana generasi Alpha balita-balita saat ini adalah masa depan bangsa. Sangat disayangkan, bahwa di era digital ini kita tidak bisa lepas dari gadget. Bahkan kita secara instant tanpa disadari bisa melakukan elektronik parenting, elektronik baby sitting.

    Seperti halnya anak balita menangis, dan sebagai orang tua memberikan cara penenangan secara instant dengan memberikannya handphone pada si balita. Memperlihatkan tontotan via gadget. Padahal baby sitting tersebut dampak jauhnya akan sangat terasa nantinya jika kita terus-terusan melakukan dan membiasakan budaya baby sitting tersebut.


Pengaruh nya diantaranya adalah sebagai berikut :

Untuk perkembangan otak.

    (Penelitian dari Neurosains di Jepang), yang memindai 290 otak anak usia 5-18 tahun yang menonton TV atau memakai gadget. Dari rata-rata 2 jam sehari. Ternyata semakin lama memakai gadget, bagian kelabu di otak bagian depan semakin bertambah banyak. Ternyata hal tersebut mempengaruhi IQ anak. Dan IQ anak menjadi lebih rendah.


Bahaya radiasi

    (Gadget atau gawai mengeluarkan sinar biru radiasi) Bahaya terhadap kesehatan tubuh dan yang sering terjadi adalah terhadap kesehatan mata. Pada zaman saat ini, banyak anak TK dan anak-anak sudah memakai kacamata. Jika akan terlalu lama menggunakan gadget/gawai membuat matanya lelah, merah, dan berair. Bedanya dengan orang dewasa, orang dewasa akan paham jika kondisi matanya mengalami kelelahan.

Lantas jika hal tersebut terjadi pada anak-anak bagaimana???

    Anak akan tetap diam saja dan tidak mengetahui bahwa matanya tersebut sudah lelah. Nah, hal tersebut yang mempengaruhi kesehatan mata pada anak-anak


Bisa membuat anak terlambat bicara.

   Jadi ternyata setiap kali anak menonton televisi, mengoperasikan hp, melihat konten youtube, bermain video game yang secara berlebihan akan mampu membuat anak mengurangi kosa kata yang sudah hinggap didalam memorinya. Kosa kata akan hilang dari 500-1000 kata.

    Kenapa??? Karena saat melihat suatu pertunjukan tontonan visa gadget atau gawai membuat anak terfokus sehingga anak tersebut diam saja karena terlalu fokus pada apa yang dilihatnya yang tidak membuatnya terlatih berbicara.


Mempengaruhi perkembangan motorik anak

    Jika anak terlalu fokus pada gadget atau gawai saja, maka akan mengambat keaktifan si anak. Anak akan menjadi malas bergerak dan beraktivitas. Karena dengan bermain gadget yang hanya diam duduk saja mampu membuatnya senang. Nah, hal ini tidak boleh menjadi kebiasaan karena akan membuat anak kecanduan. WHO menganjurkan untuk anak melakukan aktivitas fisik minimal 60 menit sehari. Aktivitas fisik tersebut bisa berupa aktivitas sedang-berat. Contohnya : bermain, berlari, menari, joget, berjalan, melempar, menendang, dll.


Membuat anak gampang emosional

    Contoh kecil jika akan kecanduan gadget atau gawai, ketika hpnya direbut maka anak akan menjadi marah, berontak, langsung berteriak dan bahkan menangis. Membuat anak menjadi apatis. Diajak main diam, diajak bercengkerama diam, diajak ngobrol diam cuek. Nah, yang dikhawatirkan adalah akan menimbulkan generasi yang cuek. Dampak yang  terakhir adalah berpengaruh pada adaptasi dan perilaku sosial.


KESIMPULAN

    Menurut AAP (American Association of Pediatris) sebenarnya gawai/gadget itu tidak boleh diperkenalkan kepada anak umur dibawah 2 tahun. Tapi, untuk menerapkan itu dizaman era digital dirasa susah dan sulit. Jika anak usia 2-5 tahun sudah boleh diperkenalkan dengan gadget/gawai, tetapi hanya dibatasi dengan tontonan khusus anak dibawah 5 tahun 1 jam sehari dan itu harus yang mengedukasi dan merangsang perkembangan motorik anak.

Solusi untuk orang tua generasi milenial supaya dapat mencapai tumbuh kembang yang maksimal untuk anak generasi Alpha :

JADILAH CONTOH YANG BAIK

Berikan contoh/teladan yang baik didepan anak. Batasi anak terhadap penggunaan HP.

Tekankan komitmen pada diri sendiri bahwa demi kebaikan anak maka harus tega untuk tidak gampang luluh memberikan fasilitas hp kepada anak yang masih dibawah umur.

Kasih anak aktivitas outdoor. Mengenal lingkungan serta sediakan mainan-mainan yang edukatif yang sesuai dengan usianya.

Ajak anak untuk bereksplorasi dunia luar. Untuk beradaptasi dengan lingkungan sosial bersama tetangga maupun teman sebaya nya.

Posting Komentar untuk "PENGARUH GADGET UNTUK KESEHATAN ANAK"